Inilah 5 Pemain Terbaik U19 Garuda Muda

Witan Sulaeman

Tak elok rasanya media dalam negeri tak mencantumkan salah satu pemain berbakat tim nasionalnya sendiri. Apalagi, mereka mampu lolos dari lubang jarum dengan cara yang sangat hebat; taklukkan China Taipei, hampir comeback sebelum akhirnya kalah 6-5 dari Qatar dan bermain mati-matian dengan 10 pemain di partai penentuan melawan Uni Emirat Arab. Mereka sangat layak untuk mendapatkan apresiasi.

Sebelum Piala Asia U19 bergulir, rasa-rasanya semua sepakat bahwa  http://agent88bet.co/ Egy Maulana Vikri banyak menjadi sorotan karena dari kubu lain karena lonjakan kariernya menuju Polandia. Namun skuat asuhan Indra Sjafri mempunyai banyak pemian hebat lainnya. Todd Rivaldo Ferre mampu menggungcang Asia saat ia menciptakan trigol di darama hujan gol saat kalah tipis melawan Qatar. Tapi bagi kami, nama Witan Sulaeman adalah nama yang patut diangkat ke permukaan kali ini.

Inilah 5 Pemain Terbaik U19 Garuda Muda
Inilah 5 Pemain Terbaik U19 Garuda Muda

Pemuda 17 tahun asal Sulawesi Tengah ini memiliki kemampuan yang luar biasa; dribel bagus, penempatan posisi yang ciamik, kemampuan menciptakan assist dan peluang, sampai kepada insting gol yang terasah. Ia tercatat sudah cetak tiga gol, salah satunya terjadi saat Indonesia lolos dan menang dari Uni Emirat Arab. Kemampuannya bermain sebagai gelandang serang, penyerang lubang hingga sayap kiri memang memudahkan coach Indra Sjafri menempatkan dirinya di starter lini serang timnas Garuda muda.

“Kami harus optimistis mampu mengalahkan mereka. Karena dengan mengalahkan Jepang, Timnas Indonesia U-19 akan ke semi final sekaligus lolos ke Piala Dunia U-20 2019. Saya akui masih ada kekurangan pada diri saya ataupun tim, namun kita akan terus berupaya memperbaiki penampilan,” ujar Witan dilansir laman Bolacom. “Kedepannya, harapan saya tentu semoga bisa berkarier di Eropa seperti halnya Egy,” ucapnya.

Abdulrasheed Umaru

Meski ada andil blunder bek saat ia mencetak trigol ke gawang skuat Garuda muda beberapa waktu lalu, namun bukan artinya penampilan penyerang asal Qatar ini biasa saja. Sepanjang laga, berulang kali ia meneror bek serta kiper lawan dengan pressing yang ketat serta kemampuan dribel yang ciamik. Ia juga kerap melancarkan sepakan-sepakan yang keras dan terarah untuk menaklukkan lawan dari luar kotak pinalti.

Awal tahun 2018 ini, ia resmi bergabung KAS Eupen U21, salah satu klub Belgia dari klub Aspire Academy Qatar. Angel Cortes, pelatih Eupen U21 mengungkapkan bahwa, “Rasheed mulai nyaman dan enjoy bergabung dengan tim kita sedari hari pertama. Mereka membuktikan talenta mereka dari latihan hari pertama. Rasheed sangat cepat dan merupakan penyerang berbahaya. Saya berasumsi ia masih memiliki banyak potensi untuk berkembang dan memperkuat tim kita.”

Rasheed sendiri kini sudah mencetak total lima gol sejauh ini dan menjadikan dirinya sebagai top skor sementara ajang Piala Asia U19 tahun 2018. Selain Rasheed, sebetulnya ada nama lain yaitu Hashim Ali, rekan setim Rasheed yang sudah cetak empat gol sejauh ini.

Koki Saito

Seperti Egy Maulana Vikri, nama Takefusa Kubo dari tim nasional Jepang U19 menjadi sorotan utama sebelum turnemen ini digelar. Kubo yang pernah mengenyam ilmu di akademi milik FC Barcelona, La Masia ini bahkan dijuluki sebagai Messi dari negeri Sakura. Meski kini sudah kembali berkarier di Jepang karena masalah embargo transfer yang menimpa Barca, Kubo tetap menjadi sensasi sepakbola Jepang bersama FC Tokyo dan Yokohama F. Marinos.

Kubo memang main bagus serta sudah cetak satu gol, namun ada nama lain yang bersinar dari skuat samurai biru tersebut. Koki Saito adalah pemain muda yang bermain di Yokohama FC pada kompetisi J2 musim ini. Uniknya, pemuda 16 tahun tersebut berkesempatan satu tim dengan Kazuyoshi Miura, legenda sepakbola Jepang sekaligus pemain tertua yang masih aktif di umurnya yang ke-51 tahun.

Inilah 5 Pemain Terbaik U19 Garuda Muda
Inilah 5 Pemain Terbaik U19 Garuda Muda

Sebagai penyerang, ia mempunyai kecepatan dan finishing yang bagus untuk seukuran pemain muda yang sudah bermain di tim senior level profesional. King Kazu sendiri tak segan memuji Saito dan ia berkata tak ada masalah apapun saat bermain dengan yang sangat jauh lebih muda darinya di lapangan. Pemain lainnya di skuat Jepang yang cetak tiga gol selain Saito adalah Taisei Miyashiro yang tercatat sebagai pemain tim junior Kawasaki Frontale musim ini.

Cho Young-wook

Berstatus sebagai top skor di fase kualifikasi Piala Asia U19 sebelum fase final turnamen yang digelar kali ini, Cho Young-wook mampu menjadi bintang dan cetak gol enam gol saat itu. Cho juga berkali-kali bermain di berbagai tingkat umur junior tim nasional Korea Selatan. Bermain di level U19 sejak umur 17 tahun pada 2017 lalu, bermain di Piala Dunia U20, membela Korsel U23 di Piala Asia U23 hingga saat ini kembali membela U19 di Piala Asia U19 2018.

Inilah 5 Pemain Terbaik U19 Garuda Muda
Inilah 5 Pemain Terbaik U19 Garuda Muda

Kemampuannya yang luar biasa ini juga membawa dirinya berkarier di FC Seoul sejak awal tahun 2018 ini. Debutnya di level klub profesional terjadi saat FC Seoul melawan Jeju United pada awal Maret 2018 lalu dan kini ia bersama rekannya yang lain, berhasrat menjuarai Piala Asia U19 di Jakarta tahun 2018 ini. Tajikistan akan menjadi lawan pertama di fase knock-out (perempat final)  dan jika lolos, ia akan sekali lagi berlaga di Piala Dunia U20 tahun 2019 mendatang di Polandia.

Suphanat Mueanta

Baru berumur 16 tahun saat mengikuti Piala Asia U19 tahun 2018 ini, penyerang Thailand, Suphanat Mueanta bermain cukup ciamik untuk lini depan tim gajah putih tersebut. Ia sudah cetak dua gol kali ini dan salah satunya menjadi gol penyelamat saat Thailand menahan imbang Iraq dengan skor 3-3 pada laga pertama grup B yang lalu.

Inilah 5 Pemain Terbaik U19 Garuda Muda
Inilah 5 Pemain Terbaik U19 Garuda Muda

Perjalanan kariernya di level klub pun cukup mulus. Ia menjadi bagian dari klub raksasa di negerinya, Buriram United dan didaulat sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Thai League 1 saat ia menceploskan dua gol ke gawang air Force Central pada bulan Mei 2018 lalu. Saat itu ia masih berumur 15 tahun 9 bulan lebih 22 hari. Suphanat dkk dijadwalkan akan melawan Qatar yang diperkuat Abdulrasheed dkk pada laga perempat final kali ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *